Musim Kedua Guardiola, Manchester City Diprediksi Bangkit

Musim Kedua Guardiola, Manchester City Diprediksi Bangkit

Prediksiligainggris – Musim Kedua Guardiola, Manchester City Diprediksi Bangkit. Pada musim perdana bersama Manchester City, pelatih Josep Pep Guardiola memang gagal total. Namun diyakini pada musim depan keduanya nanti pelatih asal Spanyol tersebut bakal bangkit dan akan meraih trofi demi trofi.

 

Awalnya diharapkan bisa membawa Manchester City berjaya diberbagai ajang yang diikuti, tapi pelatih Josep Pep Guardiola malah tak memenuhi ekspektasi tersebut. Citizens pun harus puasa cuma trofi dengan finis diposisi ketiga liga yang melajukan mereka langsung ke fase grup Liga Champions.

 

Dan sisanya, Manchester City malah gagal total bersinar di ajang Piala Liga Inggris, Liga Champions dan Piala FA. Maka wajar saja pelatih berkepala plontos tersebut begitu banyak menerima kritik habis-habisan oleh publik sepakbola Inggris yang merasa ia tak mampu beradaptasi dengan persaingan Liga Inggris (EPL). Walaupun mampu meraih sukses pada saat masih berada di Spanyol dan Jerman, hal itu terjadi karena Barcelona dan Bayern Munich tidak begitu banyak lawan tangguh yang dihadapinya.

 

Meski demikian, mantan pemain Manchester City Dietrmar Hamann yakin kalau musim lalu hanya sebuah pembelajaran untuk pelatih sekaliber Pep Guardiola, sebab di musim 2017/2018 nanti Guardiola sudah mengenal lebih dalam Premier League dan Citizens pun bakal dibawanya berprestasi. Apalagi musim lalu Manchester City hanya punya skuat yang terbilang sudah termakan usia dimana hampir semua pemain yang dimiliki oleh Guardiola berumur diatas 30 tahun.

 

“Saya tidak yakin Pep Guardiola bakal memberikan sesuatu yang berbeda musim depan – tapi saya yakin kita akan melihat Manchester City yang berbeda jauh,” ujar Hamann kepada Mirror.

 

“Musim lalu mereka memang sulit menjadi juara. Guardiola diwarisi skuat yang tua, tidak seimbang dengan para pemain bertahannya yang mulai menua di mana semua full-back berumur di atas 30 tahun. Sebelum Pep datang memang skuatnya sangat buruk dan itu sungguh mengejutkan mengingat City begitu kaya,” sambung Hamann yang bermain di City 2006 hingga 2009 itu.

 

“Saya ingat beberapa laga musim lalu ketika mereka hanya punya satu pemain yang berumur di bawah 30 tahun. Dan meski mereka sudah coba menurunkan rataan umur pemainnya, dengan mendatangkan Raheem Sterling, Kevin de Bruyne, John Stones, dan (Gabriel) Jesus, saya tidak kaget ketika mereka sulit bersaing dengan City musim lalu.” lanjutnya

 

“Stones memang bek bagus tapi dia sama sekali tidak mendapat dukungan penuh musim lalu, dan pada akhirnya problem di lini pertahanan begitu merugikan City,” tutupnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*